Categories
Otomotif

Penyebab Radiator Jadi Rusak

Penyebab Radiator Jadi Rusak

Penyebab Radiator Jadi Rusak Dan Kotor

Penyebab Radiator Jadi Rusak, Mengganti oli mobil secara berkala merupakan salah satu cara yang bisa lakukan untuk merawat mobil. Dengan melakukan perawatan seperti ini, tentu dapat mencegah munculnya kerusakan pada mobil. Namun, tidak hanya oli, kamu pun tuntut untuk selalu merawat komponen radiator mobil. Seperti ketahui, radiator sendiri berfungsi sebagai pendingin mesin mobil. Jika komponen ini rusak tentunya bisa merugikan kamu sebagai pemilik mobil.

Untuk itu, jangan sampai lupa merawat komponen satu ini agar terhindar dari kerusakan. Namun demikian, tahukah kamu, ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa radiator ini bisa rusak, antaranya adalah sebagai berikut.

Umur radiator sudah lama

umur ekonomis dari sebuah radiator adalah sekitar 4 – 5 tahun. Melebihi waktu ini, maka biasanya dinding radiator menjadi terkikis secara perlahan, yang mana bisa mengakibatkan keretakan dan kebocoran. Untuk itu, agar performa radiator ini tidak berkurang, sebaiknya gantilah radiator secara berkala. Jangan tunggu sampai puluhan tahun baru kemudian kamu menggantinya karena sangat tidak bagus untuk mobil.

Saluran output tersumbat

Komponen radiator sangat rentan terhadap kotoran maupun debu. Debu dan kotoran yang menempel ini dapat membentuk gumpalan dalam radiator sehingga bisa menyumbat masuknya air ke bagian mesin mobil. Jika terjadi penyumbatan seperti ini, tentu bisa mengakibatkan kepala radiator pecah, air merembes ke komponen lain, dan radiator meledak. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengecek komponen ini secara rutin atau ketika jarak tempuhnya sudah mencapai 40.000 km agar bisa terhindar dari penyumbatan tersebut.

Kemasukan benda asing

Sadar atau tidak, terkadang bebatuan maupun kerikil yang ada jalanan bisa masuk ke dalam bagian radiator mobil saat kamu berkendara jalanan rusak. Ketika kedua benda asing ini masuk, maka bisa memicu terjadinya kebocoran pada komponen radiator karena sifatnya yang keras. Sekalipun bisa perbaiki, tentu ini membutuhkan waktu untuk perbaikan dan kamu pun tidak bisa leluasa mengendarai kendaraan. Oleh sebab itu, hindarilah jalanan rusak saat berkendara supaya komponen radiator mobil kamu tidak kemasukan benda asing.

Selain beberapa hal yang sudah tuliskan atas, penyebab rusaknya radiator juga bisa sebabkan karena kualitas air radiator jelek. Semoga memberikan banyak manfaat, ya!

Dilansir oleh http://imgdonkey.com/

Categories
Otomotif

Faktor Yang Bisa Mempercepat Usia Ban

ban mobil

Faktor Yang Bisa Mempercepat Usia Ban Mobil

Faktor Yang Bisa Mempercepat Usia Ban, Menjaga kondisi ban mobil tak kalah penting dengan menjaga bagian lainnya. Selain service kendaraan secara rutin, mengecek kondisi ban secara berkala juga diperlukan. Tak harus ke bengkel, kamu cukup memeriksa kondisi ban sendiri. Tentunya kamu sudah tahu alasan mengapa memeriksa ban secara berkala perlu dilakukan. Ya, sebab kondisi ban sangat berpengaruh pada berbagai aspek saat berkendara, terutama keselamatan. Jangan sampai kamu lalai dan membiarkan kondisi ban hingga akhirnya ban jadi cepat botak dan aus. Karena itu, hindarilah beberapa

faktor di bawah ini yang dapat mempercepat usia ban mobil kamu.

Tidak menjaga tekanan angin

Banyak orang yang tidak awas dengan kondisi ban sehingga kerap tidak menjaga tekanan angin. Padahal menjaga tekanan angin merupakan hal paling utama untuk menjaga kondisi ban agar tetap prima. Tekanan angin ban di bawah standar yang direkomendasikan dapat menyebabkan ban pecah saat mobil melaju. Tentunya hal ini dapat membahayakan keselamatan saat berkendara. Jadi lebih baik menjaga tekanan angin daripada harus mengganti ban sering-sering dan mempertaruhkan keselamatan.

Tidak merawat bagian kaki-kaki

Bagian kaki-kaki mobil juga berperan penting dalam berkendara. Jika tidak terawat, kondisi kaki-kaki yang tidak sehat dapat bisa membuat alur ban lebih cepat habis. Karena itu, periksakan kondisi kaki-kaki mobil secara rutin dan jika sudah diperlukan, lakukan spooring atau balancing agar ban lebih harmonis ketika melaju. Spooring dan balancing yang telat dapat memengaruhi alignment ban sehingga membuat mobil terasa miring saat dikendarai. Jika sudah miring, kemungkinan terkikisnya ban akan lebih cepat dan tidak merata.

Kelebihan muatan

Terkadang saat ada keperluan seperti pindahan atau mudik, pengendara terpaksa menambahkan muatan pada mobil. Hal ini dapat menjadi masalah ketika muatan mobil melebihi bobot dan batas kemampuan ban mobil. Jika bobot yang berlebih diakumulasikan dengan perjalanan waktu yang lama, maka alur ban mobil akan lebih cepat habis. Bahkan kondisi dinding ban juga dapat mudah retak dan lapisan luar ban akan mudah terkelupas.

Perilaku menyetir yang kurang baik

Perilaku menyetir juga tidak lepas dari faktor yang memengaruhi kondisi ban, salah satunya adalah cara pengereman. Cara pengereman yang mendadak ternyata dapat memperpendek umur ban karena memperbesar gaya gesek permukaan ban ke aspal.

Dilansir oleh http://compassforlife.org.au/

Categories
Otomotif

Merawat Mobil Bekas Dengan Mudah

Perawatan Mobile

Merawat Mobil Bekas Dengan Mudah

Merawat Mobil Bekas Dengan Mudah, Ketika kita berencana untuk membeli mobil, khususnya mobil bekas, maka kita tidak hanya memikirkan hal tentang penggunaannya saja. karenakan punya mobil, lantas hanya gunakan berpergian, traveling, maupun yang lainnya tanpa memikirkan perawatan. Perlu kamu tahu, mobil bekas memerlukan perawatan yang inten, maka dari itu kamu harus mengetahui cara merawat mobil bekas dengan mudah.


Jika mobil baru perawatannya cukup mudah, karenakan kondisi mesin masih baru dan bagus. Begitupun dengan perangkat lainnya yang kondisinya masih bagus dan stabil.

Berbeda halnya dengan mobil bekas, kondisi mesin sudah lama yang terkadang memerlukan sentuhan khusus agar tidak sampai mengalami masalah. Tidak hanya mesin saja yang perlu perhatikan, banyak hal lainnya, mulai dari bagian filter, radiator, ban, dan lain-lain.


Buat kamu yang ingin mengetahui cara perawatan mobil bekas dengan baik, maka silahkan simak detailnya bawah ini.

1. Memanaskan Mesin

Biasakan kamu memanaaskan mesin secara rutin setiap hari, hal ini lakukan supaya mesin lebih awet dan tidak mengagetkan ketika mobil gunakan. Memanaskan mesin paling tidak selama 15 menit sebelum gunakan.

2. Pemeriksaan Ban

Cek secara berkala kondisi ban, mulai dari tekanan angin apakah kurang atau tidak, bocor atau tidak, hingga kondisi ban yang sudah menipis atau tidak. Demi kenyamanan dan keamanan kamu saat perjalanan mengendarai mobil, maka penting mengecek kondisi ban sebelum berangkat.

3. Timing Belt

Fungsi timing belt cukup penting dalam membantu memlihkan roda-roda. perlukan waktu yang tepat untuk mengganti timing belt. Jika sudah waktunya ganti, maka harus ganti.

4. Cek Air Radiator

Air radioator memiliki peranan yang penting dalam mengaktifkan fungsi optimal mesin. Harus lakukan pengecekan secara berkala, supaya kondisi kinerja mesin tetap stabil dan baik.

5. Jadwal Ganti Oli

Hal penting lainnya ialah mengganti oli. Pastikan kamu mengganti oli saat yang tepat. Jangan sampai membiarkan oli lama yang kotor terlalu lama. Ini dapat merusak mesin. Supaya mesin tetap bekerja optimal dan baik, maka perlukan pergantian oli yang bagus.

Itulah beberapa hal yang harus perhatikan mengenai cara merawat mobil bekas dengan mudah, terutama buat kamu yang masih awam dan berencana untuk membeli mobil bekas. Semoga informasi ini berguna sebagai tambahan wawasan buat kamu.

Dilansir oleh http://ristorantelariseria.it/